hidup hanyalah merayap, melewati bebatuan, pepasir, dahan pepohonan, tanah, bahkan sampai aliran air... begitu pula kararanggesemua aku persilakan masuk, karena diriku tidak semata_mata milikku,
mangga ah kalebet, wilujeung maos, kade tong hilap bayar warnetna nya.
cerita ini kumulai dari sini
terus ini, lalu ini, kemudian ini.
setelah itu, ini.
dan selanjutnya ini,
berikutnya ini,
hingga pada akhirnya ini
dan terakhir sampai pada ini.
0 Comments:
Post a Comment
<< Home